Oleh: vimey | 26 Maret 2009

Kejutan Hukuman

24 Maret 2009

Niat hati ingin mengambil Kartu Rencana Studi Mahasiswa (KRSM) di wilayah pusat kampus ITS, tepatnya di gedung BAAK, apalah daya jadinya malah terkena sanksi. setelah selesai mengurus dan mengambil KRSM sebagai syarat untuk bisa mengikuti Ujian Tengah semester yang akan digelar 2 minggu lagi itu, aku bersama sahabatku Yeni bergegas menuju ke parkiran pusat untuk melanjutkan perjalanan ke kampus FTIf tercinta. saat hendak menyiapkan syarat untuk bisa keluar dari -parkiran pusat, yaitu dengan memnunjukkan STNK motor yang digunakan, tiba-tiba kami jadi sedikit panik, gimana ndak, pasalnya kami tidak menemukan STNK motorku itu di dalam tas ransel yang aku bawa. Alhasil mau ga mau aku harus siap untuk menyerahkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) milikku.

“Maaf mbak, kalo mbaknya ndak mbawa STNK, mbaknya harus lapor ke Satuan Keamanan Kampus (SKK) disana”, kata pak penjaga parkir sambil menunjuk ke arah dimana letak kantor SKK berada. “Silahkan diparkir dulu lagi motor mbak ini”.

Dengan hati yang mencoba sabar, akhirnya aku dan temanku Yeni memarkir lagi motor, dan segera melangkahkan kaki ke arah yang ditunjuk oleh pak parkir tadi. sesampainya kami langsung melakukan “pengakuan dosa”. hehe… akhirnya kami disuruh mengisi satu surat untuk selanjutnya di tandatangani oleh beberapa pihak yang bersangkutan. saat mengisi surat tersebut, ada bagian yang aku harus kembali lagi ke parkiran untuk bisa melangkapi isian form dari surat tersebut. setelah kembali ke kantor SKK, kepala SKK, langsung membubuhi tanda tangan di atasnya. kemudian kami harus meminta satu tanda tangan lagi pada kepala bagian BAUK yang gedungnya agak jauh juga dari kantor SKK. dengan langkah yang semakin lelah kami tetap berusaha semangat. sesampai di gedung BAUK, ternyata KaBagnya tidak berada di tempat. hingga akhirnya ibu subagnya yang bersedia memberikan tanda tangannya pada kami,tanpa harus menyita KTM kami. wah,ibu ini begitu baik bgt. makasih banyak ya bu… 🙂

Alhamdulillah akhirnya sampai juga kami di kmapus FTIf tercinta. namun, saat aku hendak mau bimbingan dan hendak keluar dari parkiran FTIf, aku sempat lupa kalo harus menunjukkan STNK kembali. kalo yang jaga saat itu adalah bapak yang memang biasa dan sudah kenal dengan mahasiswa FTIf, pasti bapaknya percaya tanpa harus menunjukkan STNK. namun kali ini yang menjaga adalah bapak satpam dari SKK, akhirnya sekali lagi aku melakukan “pengakuan dosa”. tapi Alhamdulillah ternyata bapaknya memberikan kepercayaan padaku dan menyilahkan aku meanjutkan perjalanan munuju ke gedung Teknik Informatika untuk bimbingan dengan Pak Rully sebagai dosen di jurusan Teknik Informatika. masalah baru muncul kembali. untuk bisa memasuki parkiran teknik informatika, kita juga harus menunjukkan STNK. lagi-lagi aku melakukan “pengakuan dosa” tapi pak penjaganya memberikan solusi untuk meninggalkan KTM aja, dan saat keluar dari parkira, KTM itu boleh di bawa kembali. Syukur Alhadulillah semua permadsalahan di hari itu terselesaikan semua secara damai. Peace euy!! STNK…oh STNK…

Iklan

Responses

  1. makanya sebelum berangkat dari rumah periksa dulu apa yang akan dibawa…emangnya itu stnk di simpan di mana sih???????

  2. @you___suf
    hehehe…
    tanpa sadar aku lupa taruh di tas yang atu na, buka di tas ransel yang biasa aku pake ke kampus…
    gitchu… :p

    makasih nasihatnya ya kawan….

  3. gi2 to ciritane________makanya lain x di periksa bagus2 dulu ya

  4. @you___suf
    iya makasih banyak atas nasihatnya… 🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: