Oleh: vimey | 31 Maret 2009

Renungan

Dalam suatu Konfensi iblis, syaitan dan jin, dikatakan: “Kita tidak dapat melarang kaum muslim ke masjid”, “Kita tidak dapat melarang mereka membaca Al-Qur’an dan mencari kebenaran”, “Bahkan kita tidak dapat melarang mereka mendekatkan diri dengan Tuhan mereka Allah dan Pembawa risalahNya Muhammad”, “Pada saat mereka melakukan hubungan dengan Allah, maka kekuatan kita akan lumpuh.”

“Oleh sebab itu, biarkanlah mereka pergi ke Masjid; biarkan mereka tetap melakukan kesukaan mereka, TETAPI CURI WAKTU MEREKA, sehingga Mereka tidak lagi punya waktu untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah”.

“Inilah yang akan kita lakukan,” kata iblis. “Alihkan perhatian mereka dari usaha meningkatkan kedekatannya kepada Allah dan awasi terus kegiatannya sepanjang hari!”. “Bagaimana kami melakukannya?” tanya para hadirin yaitu iblis, syaitan, dan jin. Sibukkan mereka dengan hal-hal yang tidak penting dalam kehidupan mereka, dan ciptakan tipudaya untuk menyibukkan fikiran mereka,” Jawab sang iblis “Rayu mereka agar suka BELANJA, BELANJA DAN BELANJA SERTA BERHUTANG, BERHUTANG DAN BERHUTANG”.

“Bujuk para istri untuk bekerja di luar rumah sepanjang hari dan para suami bekerja 6 sampai 7 hari dalam seminggu, 10 – 12 jam seminggu, sehingga mereka merasa bahwa hidup ini sangat kosong, jangan biarkan mereka menghabiskan waktu bersama anak-anak mereka, jika keluarga mereka mulai tidak harmonis, maka mereka akan merasa bahwa rumah bukanlah tempat mereka melepaskan lelah sepulang dari bekerja, Dorong terus cara berfikir seperti itu sehingga mereka tidak merasa ada ketenangan di rumah, Pikat mereka untuk membunyikan radio atau kaset selama mereka berkendaraan”. “Dorong mereka untuk menyetel TV, VCD, CD dan PC di rumah, Sepanjang hari. Bunyikan musik terus menerus di semua restoran maupun toko2
di dunia ini.”

“Hal ini akan mempengaruhi fikiran mereka dan merusak hubungan mereka dengan Allah dan RasulNya”

“Penuhi meja-meja rumah mereka dengan majalah-majalah dan tabloid”. “Cekoki mereka dengan berbagai berita dan gosip selama 24 jam sehari”.”Serang mereka dengan berbagai iklan-iklan di jalanan”. “Banjiri kotak surat mereka dengan informasi tak berguna, katalog-katalog, undian-undian, tawaran-tawaran dari berbagai macam iklan.

“Muat gambaran wanita yang cantik itu adalah yang langsing dan berkulit mulus di majalah dan TV, untuk menggiring para suami berfikir bahwa PENAMPILAN itu menjadi unsur terpenting, sehingga membuat para suami tidak tertarik lagi pada istri-istri mereka”

“Buatlah para istri menjadi sangat letih pada malam hari, buatlah mereka sering sakit kepala”.

“Jika para istri tidak memberikan cinta yang diinginkan sang suami, maka akan mulai mencari di luaran”. “Hal inilah yang akan mempercepat retaknya sebuah keluarga”

“Terbitkan buku-buku cerita untuk mengalihkan kesempatan mereka untuk mengajarkan anak-anak mereka akan makna shalat.”

“Sibukkan mereka sehingga tidak lagi punya waktu untuk mengkaji bagaimana Allah menciptakan alam semesta. Arahkan mereka ke tempat-tempat hiburan, fitness, pertandingan-pertandingan, konser musik dan bioskop.”

“Buatlah mereka menjadi SIBUK, SIBUK DAN SIBUK.” “Perhatikan, jika mereka jumpa dengan orang shaleh, bisikkan gosip-gosip dan percakapan tidak berarti, sehingga percakapan mereka tidak berdampak apa-apa.

“Isi kehidupan mereka dengan keindahan-keindahan semu yang akan membuat mereka tidak punya waktu untuk mengkaji kebesaran Allah, dan dengan segera mereka akan merasa bahwa keberhasilan, kebaikan/kesehatan keluarga adalah merupakan hasil usahanya yang kuat (bukan atas izin Allah).”

“PASTI BERHASIL, PASTI BERHASIL, RENCANA YANG BAGUS.” Iblis, syaitan dan jin kemudian pergi dengan penuh semangat melakukan tugas MEMBUAT MUSLIMS MENJADI LEBIH SIBUK, LEBIH KALANG KABUT, DAN SENANG HURA-HURA, dan hanya menyisakan sedikit saja waktu buat Allah sang Pencipta.”

“Tidak lagi punya waktu untuk bersilaturahmi dan saling mengingatkan akan Allah dan RasulNya”. Sekarang pertanyaan saya adalah, “APAKAH RENCANA IBLIS INI AKAN BERHASIL???”

“ANDALAH YANG MENENTUKAN..!!!”

sumber : http://safitri.blogsome.com

Iklan

Responses

  1. Subhanllah,, renungan yang bagus..
    ^_^

    Mari gagalkan rencana bang setan, iblis, dan jin..
    😀

  2. @dhanie-K
    hmmm…
    akhirnya komen juga pak…

    Yuuuuxx…. 🙂

  3. yaahhh vie susah juga bagi aku menjawab pertanyaan u itu,sekarang kl q bilang kita bisa menghalanginya Q pikir Q munapik kl bilang g2 karna q sering mencobax untuk melawan yg namanya poya2 itu tp sampai sekarang gak bisa2 q hentikan apalagi yg namanya dengerin musik itu,bgiku hidup ini tidak akan seru tanpa musik.

  4. vvii waktu u denger setan,iblis n jin itu menyusun rencananya apa u gak takut

    ternyata u pandai juga ya dengar pembicaraan mahluk halus.

    kiding ya.

  5. @yusuf
    ya masa kamu mau mendukung niat iblis itu?
    jelas2 kan niat iblis itu tidak mengarahkan pada kebaikan kita, tapi justru mengarahkan kita pada jurang api neraka…
    ya sebisa mungkin dunk kita harus melawan niat murka iblis itu.
    ya kalo ngrasa ga seru tanpa musik, bisa aja kok kita dengerin musik. musik relegius kayak nasyid atau bisa juga dengerin murotal. insyaAllah hal itu akan berdampak sangat positif bagi kita, dan semoga aja tetep bisa mendapatkan kesan serunya…. (insyaAllah seru di dunia dan seru di akhirat 🙂 )

  6. vi susah juga denger lagu relegius soalnya aku gk suka banget pokoknya susah dah…

  7. @yusuf
    iya…iya…
    terserah kamu aja de… 🙂
    itu kan cuma saran aja…

  8. hebat uey
    cerita dan kisah nya bagus
    kisah hidup nya yah heheheh?????

    itu sebuah cerita hikmah…
    yaah, semoga kita bisa mengambil manfaat dari cerita di atas. amin.

  9. syukron bwt postingan nya, ukh..

    what a good article it is.. 🙂

    sama-sama ukh…
    semoga bisa bermanfaat buat semuanya.. 🙂
    sebelumnya, syukron juga buat waktunya tuk mampir di blog ini.

  10. hanya dengan dzikrullah lah kita mengalahkan
    wa la haula wala quwataillah billah


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: