Oleh: vimey | 12 April 2009

Bismillah…Ikhlas….

sepertinya niat untuk belajar ilmu ikhlas yang dulu sempat mampir di fikiranku ini kini harus sudah benar-benar harus aku realisasikan… sudah tak ada waktu untuk berfikir setengah hati saja. ikhlas… memang hanya satu kata saja, tapi realisasinya sungguhlah tak gampang. tapi aku harus bisa kali ini…

Bismillah…

IKHLAS artinya melepaskan diri dari selain Allah atau membersihkan amal perbuatan dari penglihatan makhlukNya. Dalam tafsir AlQurtubi hal 281 diterangkan; “Ikhlas adalah melakukan amal perbuatan yang tidak disuka dipuji orang lain. Karena tidak ingin pahala amalnya hilang/sia-sia. Sebagaimana sabda Rasullullah SAW dalam hadits riwayat Nasa’i; “Sesungguhnya Allah tidak akan menerima amal perbuatan seseorang selain dia ikhlas dan mengharapkan ridha Allah semata”.

Ikhlas yang sebenar-benarnya dapat dicerminkan seperti “disaat kita memberikan sesuatu barang kepada orang lain manakala barang tersebut adalah barang yang sangat kita cintai” maka keikhlasan memberikan barang yang kita cintai itu insyaallah itu akan di catat sebagai amal ibadah dan mencapai tarap ikhlas yang sebenar-benarnya.

Merealisasikan keikhlasan dalam beribadah/menghambakan diri kepada Allah merupakan solusi konkrit untuk membebaskan diri dari pengaruh setan. Sebagaimana firman Allah SWT; “Iblis berkata: Ya Rabbku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka (Adam dan anak cucunya) memandang baik perbuatan maksiat di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis (ikhlas) diantara mereka”. (Q.S. Al Hijr : 39-40)

Firman Allah tsb diatas menjadi bukti bahwa setan sendiri mengakui akan ketidakmampuannya untuk menjerumuskan dan menggoda orang ikhlas (mukhlis). Namun setan tidak akan pernah putus asa untuk menaklukan manusia sehingga mereka berusaha membuat manusia untuk keluar dari benteng keikhlasan.

Karena sebab itulah ikhlas adalah amalan yg begitu rumit dan sulit direalisasikan. Namun jangan sampai hal ini menjadi alasan untuk tidak beramal. Kalau hal ini sampai terjadi, maka tercapailah apa yg menjadi tujuan dan misi setan. Kita harus berusaha keras untuk mensucikan amalan dari pengaruh bisikan/godaan setan yang terkutuk. Umar bin Khatab r.a. berkata; “Barangsiapa ikhlas niatnya, maka Allah akan mencukupi apa yang ia perlukan dalam hubungan dengan sesama manusia”

Disadur dari : http://warkop.wordpress.com

Iklan

Responses

  1. woooww
    bner bgt…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: