Oleh: vimey | 5 Juli 2009

Musafir Walimahan

walimah

Minggu pagi itu…
jauh hari ku sambut suka cita
meski fakta berkata beda
sedikit kecewa tersirat di jiwa

Saat mesin beroda 4 ini mulai melaju
ku lantunkan do’a penghantar musafirku
ku buka jendela kacaku
ku biarkan cahaya matahari pagi memasuki ruang
ku biarkan angin pagi menyapu wajahku
ku biarkan jilbab putih ini berkibar sesuka arah yang ia mau
ku nikmati musafir pagi itu

Dari arah pandang jam satu ku
ku lihat sebuah gunung tinggi menjulang
mengisyaratkan sedikit kesejukan
di tengah hiruk pikuk kemacetan kota

Tak sadar,
alunan lagu religi Kebesaran-Mu
melantun syahdu dari handphone adikku
yang secara tak sadar pula
sedikit memaksa memoriku untuk mengingat kembali
sebuah cerita di masa laluku

Terbebas dari penjara kemacetan
membuat angin segar menyapaku kembali
mengantarku hingga memasuki sebuah kecamatan
di kota pasuruan
dalam menghadiri sebuah undangan walimahan.

Dalam perjalananku di 10 mei 2009

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: