Oleh: vimey | 30 April 2012

Keajaiban Hidup

Pada suatu hari sepasang suami isteri sedang makan
bersama di rumahnya. Tiba-tiba pintu rumahnya
diketuk seorang pengemis.

Melihat keadaan pengemis
itu, si isteri merasa terharu dan dia bermaksud hendak
memberikan sesuatu. Tetapi sebelumnya sebagai
seorang wanita yang patuh kepada suaminya, dia meminta izin terlebih dahulu kepada suaminya,
“Suamiku, bolehkah aku memberi makanan kepada
pengemis itu ?”.

Rupanya suaminya memiliki karakter berbeda dengan
wanita itu. Dengan suara lantang dan kasar menjawab,
“Tidak usah! usir saja dia, dan tutup kembali pintunya!”
Si isteri terpaksa tidak memberikan apa-apa kepada
pengemis tadi sehingga dia berlalu dengan kecewa.

Pada suatu hari yang naas, perdagangan lelaki itu jatuh
bangkrut. Kekayaannya habis dan ia menderita banyak
hutang. Selain itu, karena ketidakcocokan sifat dengan
isterinya, rumah tangganya menjadi berantakan
sehingga terjadilah perceraian.

Tidak lama sesudah masa indahnya bekas isteri yang
pailit itu menikah lagi dengan seorang pedagang dikota
dan hidup berbahagia.

Pada suatu ketika wanita itu
sedang makan dengan suaminya (yang baru), tiba-tiba
ia mendengar pintu rumahnya diketuk orang. Setelah
pintunya dibuka ternyata tamu tak diundang itu adalah seorang pengemis yang sangat mengharukan hati
wanita itu.

Maka wanita itu berkata kepada suaminya,
“Wahai suamiku, bolehkah aku memberikan sesuatu
kepada pengemis ini?”. Suaminya menjawab, “Berikan
makan pengemis itu!”.

Setelah memberi makanan kepada pengemis itu
isterinya masuk kedalam rumah sambil menangis.
Suaminya dengan perasaan heran bertanya
kepadanya,
“Mengapa engkau menangis? apakah
engkau menangis karena aku menyuruhmu
memberikan daging ayam kepada pengemis itu?”.

Wanita itu menggeleng halus, lalu berkata dengan nada
sedih, “Wahai suamiku, aku sedih dengan perjalanan
takdir yang sungguh menakjubkan hatiku.

Tahukah
engkau siapa pengemis yang ada diluar itu ?………… Dia
adalah suamiku yang pertama dulu.
” Mendengar keterangan isterinya demikian, sang suami
sedikit terkejut, tapi segera ia balik bertanya,
“Dan, tahukah engkau siapa aku yang kini menjadi suamimu
ini?……………… Aku adalah pengemis yang dulu
diusirnya!”.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: